Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 April 2011

Dampak Negatif bila Kerja Terlalu Lama

Dalam lingkungan masyarakat aktif, terdapat sekelompok orang yang rela menghabiskan 11 jam waktunya dalam sehari untuk bekerja. Bahkan lebih dari 11 jam per hari. Tapi, tahukah Anda, kebiasaan tersebut justru tidak menyehatkan dan memicu beragam penyakit?

Menurut sebuah penelitian, menghabiskan lebih dari 11 jam di tempat kerja dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Risikonya sebanyak dua pertiga lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja kurang dari 11 jam sehari.

Tim peneliti dari Unversitas Collage London mengamati lebih dari 7000 pegawai sipil yang bekerja pada Whitehall selama 11 tahun dan berapa jam waktu yang dibutuhkan mereka untuk bekerja setiap harinya.

Peneliti mengungkapkan, risiko sangat besar sehingga dokter harus menanyakan berapa jam mereka bekerja dan berapa banyak mereka minum alkohol atau merokok. Mereka juga mengumpulkan informasi terkait kondisi hati atau liver mereka dari catatan medis dan pemeriksaan kesehatan. Selama periode tersebut, sebanyak 192 responden menderita serangan jantung.

Hasil studi yang dipublikasikan dalam the journal Annals of Internal Medicine, menemukan bahwa karyawan yang bekerja lebih dari 11 jam berisiko 67% terserang jantung dibandingkan mereka yang bekerja dari pukul 9 pagi hingga lima sore.

Para peneliti mengatakan penemuan mereka berpotensi mencegah ribuan orang dari serangan jantung selama setahun dan dapat membantu para dokter menentukan penyebab pasien terserang jantung. Contohnya, serangan jantung pada pasien yang sudah berisiko tinggi karena obesitas dan merokok, dapat dicegah melalui mengurangi jam kerja mereka.

"Kami telah menunjukkan, hari kerja yang panjang dapat dikaitkan dengan peningkatan luar biasa dalam risiko terkena penyakit jantung," ujar pemimpin penelitian Professor Mika Kivimäki, dikutip oleh laman Daily Mail.

Informasi baru ini dapat membantu pengambilan solusi pengobatan untuk penyakit jantung. Selain itu, dapat digunakan untuk menyadarkan orang-orang yang terlalu sibuk bekerja, terutama bagi mereka yang memiliki faktor pendorongan serangan jantung lainnya.

Biasanya penyakit jantung terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah oleh lemak. Risiko ini meningkat jika orang tersebut merokok, memiliki tekanan darah dan kolesterol tinggi.

"Penelitian Whitehall sangat membantu kami membentuk pemahaman terkait faktor penentu sosial dari penyakit jantung," ujar Profesor Peter Weissberg, direktur medis di British Heart Foundation.

Namun menurutnya, temuan baru ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan bagaimana hal ini dapat berpengaruh bagi kesehatan jantung sehingga dapat mengubah pendekatan para dokter untuk menilai risiko serangan jantung seseorang dan solusi yang dapat mereka berikan pada kondisi kerja pasien.

Sumber:http://planetstylista.blogspot.com/2011/04/jenis-suplemen-yang-harus-anda-ketahui.html
Dalam lingkungan masyarakat aktif, terdapat sekelompok orang yang rela menghabiskan 11 jam waktunya dalam sehari untuk bekerja. Bahkan lebih dari 11 jam per hari. Tapi, tahukah Anda, kebiasaan tersebut justru tidak menyehatkan dan memicu beragam penyakit?

Menurut sebuah penelitian, menghabiskan lebih dari 11 jam di tempat kerja dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Risikonya sebanyak dua pertiga lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja kurang dari 11 jam sehari.

Tim peneliti dari Unversitas Collage London mengamati lebih dari 7000 pegawai sipil yang bekerja pada Whitehall selama 11 tahun dan berapa jam waktu yang dibutuhkan mereka untuk bekerja setiap harinya.

Peneliti mengungkapkan, risiko sangat besar sehingga dokter harus menanyakan berapa jam mereka bekerja dan berapa banyak mereka minum alkohol atau merokok. Mereka juga mengumpulkan informasi terkait kondisi hati atau liver mereka dari catatan medis dan pemeriksaan kesehatan. Selama periode tersebut, sebanyak 192 responden menderita serangan jantung.

Hasil studi yang dipublikasikan dalam the journal Annals of Internal Medicine, menemukan bahwa karyawan yang bekerja lebih dari 11 jam berisiko 67% terserang jantung dibandingkan mereka yang bekerja dari pukul 9 pagi hingga lima sore.

Para peneliti mengatakan penemuan mereka berpotensi mencegah ribuan orang dari serangan jantung selama setahun dan dapat membantu para dokter menentukan penyebab pasien terserang jantung. Contohnya, serangan jantung pada pasien yang sudah berisiko tinggi karena obesitas dan merokok, dapat dicegah melalui mengurangi jam kerja mereka.

"Kami telah menunjukkan, hari kerja yang panjang dapat dikaitkan dengan peningkatan luar biasa dalam risiko terkena penyakit jantung," ujar pemimpin penelitian Professor Mika Kivimäki, dikutip oleh laman Daily Mail.

Informasi baru ini dapat membantu pengambilan solusi pengobatan untuk penyakit jantung. Selain itu, dapat digunakan untuk menyadarkan orang-orang yang terlalu sibuk bekerja, terutama bagi mereka yang memiliki faktor pendorongan serangan jantung lainnya.

Biasanya penyakit jantung terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah oleh lemak. Risiko ini meningkat jika orang tersebut merokok, memiliki tekanan darah dan kolesterol tinggi.

"Penelitian Whitehall sangat membantu kami membentuk pemahaman terkait faktor penentu sosial dari penyakit jantung," ujar Profesor Peter Weissberg, direktur medis di British Heart Foundation.

Namun menurutnya, temuan baru ini memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan bagaimana hal ini dapat berpengaruh bagi kesehatan jantung sehingga dapat mengubah pendekatan para dokter untuk menilai risiko serangan jantung seseorang dan solusi yang dapat mereka berikan pada kondisi kerja pasien.

Sumber:http://planetstylista.blogspot.com/2011/04/jenis-suplemen-yang-harus-anda-ketahui.html

Jumat, 01 April 2011

Tips untuk Tampil lebih Percaya Diri

Sebagian wanita merasa sulit mendapatkan kepercayaan diri. Inilah yang terkadang membuat kepribadian mereka tidak berkembang secara maksimal, dan tidak mampu bersaing dengan pria dalam kariernya.

Salah satu tanda wanita yang mempunyai kepercayaan diri rendah dan tidak bahagia, menurut penelitian di Universitas California, Amerika Serikat, yaitu mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk penampilan.

Apakah Anda ingin segera keluar dari keadaan seperti itu? Pertimbangkan 15 cara ini untuk membuat diri Anda tampil percaya diri.

1. Berhentilah melihat diri Anda di setiap kaca yang Anda lewati. Cara Anda membangun kepercayaan diri adalah dengan membangunnya dari dalam diri dan tampilkan keluar. Untuk mendapatkan gambar yang bagus dari diri sendiri adalah dengan belajar melihat dari dalam bukan dari cermin.


2. Jangan terlalu banyak meminta maaf kecuali jika Anda melakukan hal yang benar-benar fatal. Orang yang selalu minta maaf biasanya memiliki perasaan tidak aman.

3. Buatlah keputusan dan lakukanlah. Jangan terlalu banyak menganalisis karena hanya akan membuat Anda bingung mengambil sebuah tindakan. Langkah awal biasanya adalah bagian tersulit.

4. Bayangkan kesuksesan. Para ahli mengatakan bahwa kemampuan menggambarkan kesuksesan dalam menyelesaikan sebuah tugas dapat membantu dalam penyelesaian tugas tersebut.

5. Tegakkan badan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Ohio, menegakkan badan dapat membuat Anda lebih berpikir positif tentang diri Anda sendiri.

6. Berdandanlah. Menampilkan yang terbaik dari diri Anda dapat mengatakan banyak hal terkait perasaan Anda.

7. Jangan bereaksi berlebihan terhadap suatu kesalahan. Belum tentu Anda dapat melakukan hal yang lebih baik dari orang lain.

8. Asumsikan orang seperti Anda. Banyak orang mungkin melakukan hal yang sama dan hal tersebut dapat membantu Anda untuk bersosialisasi.

9. Berbicaralah dengan orang asing kemana pun Anda pergi. Hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik, dan merupakan cara terbaik mengasah kemampuan bersosialisasi.

10. Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda tidak perlu menjadi yang paling cantik, yang paling pintar, atau yang paling kaya. Anda hanya perlu menjadi apa adanya diri Anda.

11. Jika seseorang memberikan pujian, terimalah dengan anggun, dan jangan pernah memberikan perdebatan atau berpura-pura berendah diri.

12. Berpikir muda. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Purdue menemukan bahwa orang yang mampu mengendalikan sifat mudanya adalah orang yang lebih mudah mendapatkan kepercayaan diri tentang kemampuannya.

13. Perhatikan tangan Anda. Jangan pernah menyilangkan tangan Anda di depan dada Anda karena orang lain akan menganggap Anda adalah orang yang tertutup dan tidak dapat diajak bersosialisasi.

16. Bersyukurlah. Ingatkan diri Anda apa yang penting, hargai apa yang Anda miliki, dan jangan lupa untuk berterima kasih kepada orang lain.

15. Gunakan kontak mata setiap kali Anda berbicara dengan orang lain. Hal ini adalah kebiasaan orang-orang yang percaya diri. (pie)

Sumber:http://kosmo.vivanews.com/news/read/214037-ingin-percaya-diri--ikuti-15-cara-ini

Sebagian wanita merasa sulit mendapatkan kepercayaan diri. Inilah yang terkadang membuat kepribadian mereka tidak berkembang secara maksimal, dan tidak mampu bersaing dengan pria dalam kariernya.

Salah satu tanda wanita yang mempunyai kepercayaan diri rendah dan tidak bahagia, menurut penelitian di Universitas California, Amerika Serikat, yaitu mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk penampilan.

Apakah Anda ingin segera keluar dari keadaan seperti itu? Pertimbangkan 15 cara ini untuk membuat diri Anda tampil percaya diri.

1. Berhentilah melihat diri Anda di setiap kaca yang Anda lewati. Cara Anda membangun kepercayaan diri adalah dengan membangunnya dari dalam diri dan tampilkan keluar. Untuk mendapatkan gambar yang bagus dari diri sendiri adalah dengan belajar melihat dari dalam bukan dari cermin.


2. Jangan terlalu banyak meminta maaf kecuali jika Anda melakukan hal yang benar-benar fatal. Orang yang selalu minta maaf biasanya memiliki perasaan tidak aman.

3. Buatlah keputusan dan lakukanlah. Jangan terlalu banyak menganalisis karena hanya akan membuat Anda bingung mengambil sebuah tindakan. Langkah awal biasanya adalah bagian tersulit.

4. Bayangkan kesuksesan. Para ahli mengatakan bahwa kemampuan menggambarkan kesuksesan dalam menyelesaikan sebuah tugas dapat membantu dalam penyelesaian tugas tersebut.

5. Tegakkan badan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Ohio, menegakkan badan dapat membuat Anda lebih berpikir positif tentang diri Anda sendiri.

6. Berdandanlah. Menampilkan yang terbaik dari diri Anda dapat mengatakan banyak hal terkait perasaan Anda.

7. Jangan bereaksi berlebihan terhadap suatu kesalahan. Belum tentu Anda dapat melakukan hal yang lebih baik dari orang lain.

8. Asumsikan orang seperti Anda. Banyak orang mungkin melakukan hal yang sama dan hal tersebut dapat membantu Anda untuk bersosialisasi.

9. Berbicaralah dengan orang asing kemana pun Anda pergi. Hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik, dan merupakan cara terbaik mengasah kemampuan bersosialisasi.

10. Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda tidak perlu menjadi yang paling cantik, yang paling pintar, atau yang paling kaya. Anda hanya perlu menjadi apa adanya diri Anda.

11. Jika seseorang memberikan pujian, terimalah dengan anggun, dan jangan pernah memberikan perdebatan atau berpura-pura berendah diri.

12. Berpikir muda. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Purdue menemukan bahwa orang yang mampu mengendalikan sifat mudanya adalah orang yang lebih mudah mendapatkan kepercayaan diri tentang kemampuannya.

13. Perhatikan tangan Anda. Jangan pernah menyilangkan tangan Anda di depan dada Anda karena orang lain akan menganggap Anda adalah orang yang tertutup dan tidak dapat diajak bersosialisasi.

16. Bersyukurlah. Ingatkan diri Anda apa yang penting, hargai apa yang Anda miliki, dan jangan lupa untuk berterima kasih kepada orang lain.

15. Gunakan kontak mata setiap kali Anda berbicara dengan orang lain. Hal ini adalah kebiasaan orang-orang yang percaya diri. (pie)

Sumber:http://kosmo.vivanews.com/news/read/214037-ingin-percaya-diri--ikuti-15-cara-ini

Selasa, 15 Maret 2011

Tips Cari Cuti Tambahan

Salah satu hal yang bikin saya iri terhadap para pekerja di negara-negara Barat adalah banyaknya jumlah cuti yang mereka terima. Di luar libur akhir tahun dan cuti tahunan, mereka juga mendapatkan libur musim panas.

Sehingga seorang pekerja di Perancis, misalnya, bisa mendapatkan cuti total lima minggu dalam setahun.

Sementara itu, kita di Indonesia rata-rata cuma punya jatah 12 hari per tahun, itupun sering dipotong cuti bersama. Beberapa kantor malah memberlakukan sistem pro rata. Tiap bulan kita dijatah satu hari cuti. Jadi kalau mulai masuk kerja Januari dan mau cuti di bulan Maret, kita hanya punya jatah tiga hari.

Belakangan, beberapa kantor tidak lagi memperbolehkan kita menabung cuti di luar periode yang ditetapkan (biasanya setahun). Jatah cuti yang tidak digunakan di tahun bersangkutan akan hangus. Tapi bukan berarti kita tidak bisa jalan-jalan dalam waktu yang lama.

Waktu saya jadi "mbak-mbak kantoran", saya pernah cuti hampir sebulan sampai bikin iri teman sekantor.

Berikut beberapa trik bagaimana cara mendapat liburan lama:

Maksimalkan "tanggal merah"
Biasanya mendekati akhir tahun kita sering menerima email yang di-forward tentang daftar hari libur nasional tahun berikutnya. Nah, mulailah cek di bulan apa terdapat banyak hari libur. Apakah hari-hari libur itu berdekatan sehingga bisa kita manfaatkan dengan mengambil cuti di antaranya?

Kita bisa juga mencari hari libur yang menghasilkan "harpitnas" lalu cepat-cepat ajukan cuti di tanggal itu sebelum rekan kerja lain mendahului.

Menghemat cuti
Usahakan memulai perjalanan liburan di sore atau malam hari di hari terakhir kerja. Selain memperpanjang waktu liburan di tempat tujuan (karena hari berikutnya kita punya seharian waktu di sana), kita juga jadi hemat cuti.

Untuk meninggalkan kantor beberapa jam lebih cepat kan bisa minta izin — jadi jatah cuti aman. Kalau masih kuat, kita bisa juga pulang pada Senin subuh dan langsung bekerja. Sehingga hari Senin tidak perlu cuti.

Menambah jatah cuti
Memangnya bisa menambah jatah cuti? Bisa, asal tahu caranya. Di sebagian kantor, bekerja lembur hari Minggu atau libur bisa diganti jatah cuti. Kalau kantor Anda tidak memberlakukan kebijakan itu, pandai-pandailah bernegosiasi dengan atasan. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin deh mengajukan diri lembur di saat orang lain leyeh-leyeh di rumah.

Cermat melihat peluang
Yakinlah bahwa hubungan kerja adalah "human business" dan segala sesuatu bisa dinegosiasikan. Selain kenaikan gaji dan pangkat, performa kerja yang baik juga meningkatkan bargaining power kita, termasuk dalam hal cuti. Saat beban kerja membludak, jangan ragu mengajukan diri untuk mengambil alih pekerjaan rekan yang tidak masuk karena sakit.

Atau kita bahkan bisa bekerja rangkap karena ada rekan kerja yang keluar dan belum ada gantinya. Saat beban menurun, Anda bisa menghadap ke atasan untuk meminta cuti tambahan sebagai "upah".

"Memanfaatkan" libur bersama
Penerapan libur bersama oleh pemerintah ada plus minusnya. Plusnya jelas kita punya hari cuti dan "terpaksa" libur. Minusnya, libur itu diambil dari jatah cuti yang sudah sangat sedikit. Kalau memang kita punya rencana untuk jalan-jalan di saat itu, ya tidak masalah. Kalau tidak?

Lagi-lagi dibutuhkan negosiasi dengan atasan. Ajukanlah "proposal" untuk bekerja saat libur bersama dan mintalah tambahan cuti sebagai gantinya. Tentunya proposal Anda harus masuk akal dan tidak membebani kantor. Misalnya ajukan diri untuk melakukan market survey dan membuat laporannya selama libur.
  
Oleh Trinity
Sumber:http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/71-cara-cari-cuti-untuk-jalan-jalan?cid=today
Salah satu hal yang bikin saya iri terhadap para pekerja di negara-negara Barat adalah banyaknya jumlah cuti yang mereka terima. Di luar libur akhir tahun dan cuti tahunan, mereka juga mendapatkan libur musim panas.

Sehingga seorang pekerja di Perancis, misalnya, bisa mendapatkan cuti total lima minggu dalam setahun.

Sementara itu, kita di Indonesia rata-rata cuma punya jatah 12 hari per tahun, itupun sering dipotong cuti bersama. Beberapa kantor malah memberlakukan sistem pro rata. Tiap bulan kita dijatah satu hari cuti. Jadi kalau mulai masuk kerja Januari dan mau cuti di bulan Maret, kita hanya punya jatah tiga hari.

Belakangan, beberapa kantor tidak lagi memperbolehkan kita menabung cuti di luar periode yang ditetapkan (biasanya setahun). Jatah cuti yang tidak digunakan di tahun bersangkutan akan hangus. Tapi bukan berarti kita tidak bisa jalan-jalan dalam waktu yang lama.

Waktu saya jadi "mbak-mbak kantoran", saya pernah cuti hampir sebulan sampai bikin iri teman sekantor.

Berikut beberapa trik bagaimana cara mendapat liburan lama:

Maksimalkan "tanggal merah"
Biasanya mendekati akhir tahun kita sering menerima email yang di-forward tentang daftar hari libur nasional tahun berikutnya. Nah, mulailah cek di bulan apa terdapat banyak hari libur. Apakah hari-hari libur itu berdekatan sehingga bisa kita manfaatkan dengan mengambil cuti di antaranya?

Kita bisa juga mencari hari libur yang menghasilkan "harpitnas" lalu cepat-cepat ajukan cuti di tanggal itu sebelum rekan kerja lain mendahului.

Menghemat cuti
Usahakan memulai perjalanan liburan di sore atau malam hari di hari terakhir kerja. Selain memperpanjang waktu liburan di tempat tujuan (karena hari berikutnya kita punya seharian waktu di sana), kita juga jadi hemat cuti.

Untuk meninggalkan kantor beberapa jam lebih cepat kan bisa minta izin — jadi jatah cuti aman. Kalau masih kuat, kita bisa juga pulang pada Senin subuh dan langsung bekerja. Sehingga hari Senin tidak perlu cuti.

Menambah jatah cuti
Memangnya bisa menambah jatah cuti? Bisa, asal tahu caranya. Di sebagian kantor, bekerja lembur hari Minggu atau libur bisa diganti jatah cuti. Kalau kantor Anda tidak memberlakukan kebijakan itu, pandai-pandailah bernegosiasi dengan atasan. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin deh mengajukan diri lembur di saat orang lain leyeh-leyeh di rumah.

Cermat melihat peluang
Yakinlah bahwa hubungan kerja adalah "human business" dan segala sesuatu bisa dinegosiasikan. Selain kenaikan gaji dan pangkat, performa kerja yang baik juga meningkatkan bargaining power kita, termasuk dalam hal cuti. Saat beban kerja membludak, jangan ragu mengajukan diri untuk mengambil alih pekerjaan rekan yang tidak masuk karena sakit.

Atau kita bahkan bisa bekerja rangkap karena ada rekan kerja yang keluar dan belum ada gantinya. Saat beban menurun, Anda bisa menghadap ke atasan untuk meminta cuti tambahan sebagai "upah".

"Memanfaatkan" libur bersama
Penerapan libur bersama oleh pemerintah ada plus minusnya. Plusnya jelas kita punya hari cuti dan "terpaksa" libur. Minusnya, libur itu diambil dari jatah cuti yang sudah sangat sedikit. Kalau memang kita punya rencana untuk jalan-jalan di saat itu, ya tidak masalah. Kalau tidak?

Lagi-lagi dibutuhkan negosiasi dengan atasan. Ajukanlah "proposal" untuk bekerja saat libur bersama dan mintalah tambahan cuti sebagai gantinya. Tentunya proposal Anda harus masuk akal dan tidak membebani kantor. Misalnya ajukan diri untuk melakukan market survey dan membuat laporannya selama libur.
  
Oleh Trinity
Sumber:http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/71-cara-cari-cuti-untuk-jalan-jalan?cid=today

Senin, 14 Maret 2011

Tips & Trik Menjadi Bos Wanita yang di Hargai dan di Cintai

Berapa banyak wanita yang menjadi seorang pemimpin hebat yang Anda ketahui? Margaret Tacher, Eleanor Roosevelt, Hillary Clinton, Madeline Albright, atau siapa lagi? Berapa banyak jumlah yang Anda sebutkan, jumlah mereka tetap tak sebanyak kaum pria yang menjadi pemimpin hebat.

Seperti ditulis Caitlin Friedman dan Kimberly Yorio dalam buku ‘The Girl’s Guide to Being a Boss’, penelitian yang dilakukan sejak awal 1980 menyimpulkan, apa yang diterapkan pria dalam hal kepemimpinan, tidak dapat diterapkan wanita. Bahkan penelitian itu menunjukkan, wanita memang tidak dipersiapkan untuk menjadi pemimpin, sehingga tak heran jika wanita yang menjadi teladan karena kehebatannya dalam memimpin, sangatlah jarang dan cenderung dapat dihitung dengan jari.

Banyak dari kita percaya, bahwa kemampuan memimpin adalah bakat alami, Namun Caitlin dan Kimberly menegaskan, memimpin bukan saja sesuatu yang tidak alamiah, tetapi juga sesuatu yang tak mudah.

Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menjadi atasan yang hebat plus dicintai karyawan. Dengan langkah dan metode yang tepat, Anda bahkan dapat menjadi lebih 'perkasa' di mata karyawan dibanding pria.

Berikut tipsnya:
1. Terapkan pola kepemimpinan situasional
Dari semua model kepemimpinan yang ada, model kepemimpinan situasional merupakan model yang cocok untuk wanita. Sebab, model kepemimpinan ini secara kontinyu dapar menganalisis semua kebutuhan perusahaan dan bawahan. Dengan metode ini Anda dapat menjadi wanita tepat pada tempat dan waktu yang tepat pula.

2. Evaluasi kekuatan dan kelemahan secara kontinyu
Menurut penelitian yang dilakukan secara global, kejelasan organisasi, kemampuan manusia, komitmen karyawan, kepercayaan dan keyakinan diri dalam memimpin merupakan hal penting yang mempengaruhi kepuasan karyawan dalam organisasi. Karena itu, lakukan evaluasi secara terus menerus seputar kekuatan dan kelemahan Anda dalam memimpin agar Anda bisa terus produktif.

3. Berdayakan semua kemampuan dalam perusahaan
Menurut Meredith Belbin, penulis 'Management Teams: Why They Succeed or Fail', setiap elemen perusahaan memiliki satu peran, bahkan lebih, yang mempengaruhi kinerja perusahaan.

Kunci tim yang baik dan efisien adalah menciptakan keseimbangan sehat dari setiap individu, atau identifikasi peran yang Anda butuhkan dari masing-masing anggota tim, meskipun peran itu bukan kemampuan alami mereka.

4. Adil dan bertanggung jawab
Atasan yang baik harus mampu menilai dengan objektif kelebihan dan kekurangan staf. Mampu mengenali dan mengembangkan potensi staf. Berikan kesempatan bagi staf untuk menunjukkan potensinya. Berikan pula penghargaan bagi staf berprestasi.

Selain itu, berani mengambil tanggung jawab. Bila ada tugas tidak berjalan dengan semestinya, seorang atasan yang baik akan mengambil tanggung jawab dan melakukan perbaikan, bukan mencari kambing hitam.

Sumber:http://kosmo.vivanews.com/news/read/210563-jurus-menjadi-bos-yang-dicintai
Berapa banyak wanita yang menjadi seorang pemimpin hebat yang Anda ketahui? Margaret Tacher, Eleanor Roosevelt, Hillary Clinton, Madeline Albright, atau siapa lagi? Berapa banyak jumlah yang Anda sebutkan, jumlah mereka tetap tak sebanyak kaum pria yang menjadi pemimpin hebat.

Seperti ditulis Caitlin Friedman dan Kimberly Yorio dalam buku ‘The Girl’s Guide to Being a Boss’, penelitian yang dilakukan sejak awal 1980 menyimpulkan, apa yang diterapkan pria dalam hal kepemimpinan, tidak dapat diterapkan wanita. Bahkan penelitian itu menunjukkan, wanita memang tidak dipersiapkan untuk menjadi pemimpin, sehingga tak heran jika wanita yang menjadi teladan karena kehebatannya dalam memimpin, sangatlah jarang dan cenderung dapat dihitung dengan jari.

Banyak dari kita percaya, bahwa kemampuan memimpin adalah bakat alami, Namun Caitlin dan Kimberly menegaskan, memimpin bukan saja sesuatu yang tidak alamiah, tetapi juga sesuatu yang tak mudah.

Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menjadi atasan yang hebat plus dicintai karyawan. Dengan langkah dan metode yang tepat, Anda bahkan dapat menjadi lebih 'perkasa' di mata karyawan dibanding pria.

Berikut tipsnya:
1. Terapkan pola kepemimpinan situasional
Dari semua model kepemimpinan yang ada, model kepemimpinan situasional merupakan model yang cocok untuk wanita. Sebab, model kepemimpinan ini secara kontinyu dapar menganalisis semua kebutuhan perusahaan dan bawahan. Dengan metode ini Anda dapat menjadi wanita tepat pada tempat dan waktu yang tepat pula.

2. Evaluasi kekuatan dan kelemahan secara kontinyu
Menurut penelitian yang dilakukan secara global, kejelasan organisasi, kemampuan manusia, komitmen karyawan, kepercayaan dan keyakinan diri dalam memimpin merupakan hal penting yang mempengaruhi kepuasan karyawan dalam organisasi. Karena itu, lakukan evaluasi secara terus menerus seputar kekuatan dan kelemahan Anda dalam memimpin agar Anda bisa terus produktif.

3. Berdayakan semua kemampuan dalam perusahaan
Menurut Meredith Belbin, penulis 'Management Teams: Why They Succeed or Fail', setiap elemen perusahaan memiliki satu peran, bahkan lebih, yang mempengaruhi kinerja perusahaan.

Kunci tim yang baik dan efisien adalah menciptakan keseimbangan sehat dari setiap individu, atau identifikasi peran yang Anda butuhkan dari masing-masing anggota tim, meskipun peran itu bukan kemampuan alami mereka.

4. Adil dan bertanggung jawab
Atasan yang baik harus mampu menilai dengan objektif kelebihan dan kekurangan staf. Mampu mengenali dan mengembangkan potensi staf. Berikan kesempatan bagi staf untuk menunjukkan potensinya. Berikan pula penghargaan bagi staf berprestasi.

Selain itu, berani mengambil tanggung jawab. Bila ada tugas tidak berjalan dengan semestinya, seorang atasan yang baik akan mengambil tanggung jawab dan melakukan perbaikan, bukan mencari kambing hitam.

Sumber:http://kosmo.vivanews.com/news/read/210563-jurus-menjadi-bos-yang-dicintai

Rabu, 23 Februari 2011

Tips Rahasia Dapatkan Promosi dalam Karir

VIVAnews - Tidak hanya perfomance dan kepintaran yang dibutuhkan untuk mendapatkan promosi pekerjaan di perusahaan. Penampilan Anda pun menjadi salah satu faktor penting yang dapat menunjang karier. Penampilan yang meyakinkan dapat memengaruhi perlakuan orang lain terhadap Anda.

Newsweek menemukan bahwa dalam mempekerjakan seorang manajer, perusahaan-perusahaan melakukan penilaian terhadap penampilan lebih dulu sebelum pengalaman kerja dan kepercayaan diri.
Untuk membantu mendapatkan promosi pekerjaan yang cocok bagi Anda, make up artis Carmidy dari 'What Not to Wear,' dan fitness consultant Ashley Borden memberikan tips untuk Anda seperti dikutip oleh lama Yahoo! Shine.

1. Gunakan mantra
Berpikiran positif adalah sebuah kunci sukses dalam bekerja. Menurut Carmidy, kecantikan tidak akan terlihat walaupun Anda menggunakan make up tanpa berpikiran positif. Bicaralah pada diri sendiri sebuah kata-kata positif yang dapat memotivasi Anda untuk beraktivitas. "Anda harus menyebutkan mantra-mantra positif di depan cermin setiap hari, dan make up pun akan menyempurnakan inner beauty Anda," ujarnya.

2. Pertegas keunikan Anda
"Jangan jadi budak tren. Ciptakan gaya Anda sendiri, sesuatu yang unik agar Anda diingat," ujar Carmidy. Memiliki ciri khas tertentu dalam berpenampilan sangat efektif dalam memberikan pesona yang kuat.

3. Budayakan tersenyum
Berdasarkan American Journal of Psychology, orang yang selalu tersenyum terlihat lebih pintas, tulus, dapat dipercaya, dan percaya diri dari pada yang terlihat terlalu serius. Oleh karena itu, pastikan gigi Anda terawat dan putih bersih. Untuk menjaga gigi tetap bersih, Anda dapat memakan wortel, apel, seledri, selada saat jauh dari sikat gigi. Makanan-makanan tersebut mampu menghilangkan plak-plak pada gigi dan menjaganya tetap bersih.

4. Gunakan warna yang sedikit berani pada bibir Anda
Anda tentu ingin terlihat sederhana, namun tetap menampilkan rasa percaya diri dan keprofesionalan Anda. "Gunakan tata rias yang sesuai, percaya diri, dan tidak berlebihan. Warna berani pada bibir seperti merah dapat membuat orang lain memperhatikan bibir Anda, jadi mereka akan mendengarkan Anda," ujar Carmidy.

5. Perhatikan kesehatan rambut
Rambut yang indah tentu akan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Usahakan untuk selalu merawatnya. Jangan lupa untuk menutup uban Anda dengan melakukan pewarnaan.

Sumber:http://kosmo.vivanews.com/news/read/205257-5-rahasia-dapatkan-promosi-pekerjaan
VIVAnews - Tidak hanya perfomance dan kepintaran yang dibutuhkan untuk mendapatkan promosi pekerjaan di perusahaan. Penampilan Anda pun menjadi salah satu faktor penting yang dapat menunjang karier. Penampilan yang meyakinkan dapat memengaruhi perlakuan orang lain terhadap Anda.

Newsweek menemukan bahwa dalam mempekerjakan seorang manajer, perusahaan-perusahaan melakukan penilaian terhadap penampilan lebih dulu sebelum pengalaman kerja dan kepercayaan diri.
Untuk membantu mendapatkan promosi pekerjaan yang cocok bagi Anda, make up artis Carmidy dari 'What Not to Wear,' dan fitness consultant Ashley Borden memberikan tips untuk Anda seperti dikutip oleh lama Yahoo! Shine.

1. Gunakan mantra
Berpikiran positif adalah sebuah kunci sukses dalam bekerja. Menurut Carmidy, kecantikan tidak akan terlihat walaupun Anda menggunakan make up tanpa berpikiran positif. Bicaralah pada diri sendiri sebuah kata-kata positif yang dapat memotivasi Anda untuk beraktivitas. "Anda harus menyebutkan mantra-mantra positif di depan cermin setiap hari, dan make up pun akan menyempurnakan inner beauty Anda," ujarnya.

2. Pertegas keunikan Anda
"Jangan jadi budak tren. Ciptakan gaya Anda sendiri, sesuatu yang unik agar Anda diingat," ujar Carmidy. Memiliki ciri khas tertentu dalam berpenampilan sangat efektif dalam memberikan pesona yang kuat.

3. Budayakan tersenyum
Berdasarkan American Journal of Psychology, orang yang selalu tersenyum terlihat lebih pintas, tulus, dapat dipercaya, dan percaya diri dari pada yang terlihat terlalu serius. Oleh karena itu, pastikan gigi Anda terawat dan putih bersih. Untuk menjaga gigi tetap bersih, Anda dapat memakan wortel, apel, seledri, selada saat jauh dari sikat gigi. Makanan-makanan tersebut mampu menghilangkan plak-plak pada gigi dan menjaganya tetap bersih.

4. Gunakan warna yang sedikit berani pada bibir Anda
Anda tentu ingin terlihat sederhana, namun tetap menampilkan rasa percaya diri dan keprofesionalan Anda. "Gunakan tata rias yang sesuai, percaya diri, dan tidak berlebihan. Warna berani pada bibir seperti merah dapat membuat orang lain memperhatikan bibir Anda, jadi mereka akan mendengarkan Anda," ujar Carmidy.

5. Perhatikan kesehatan rambut
Rambut yang indah tentu akan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Usahakan untuk selalu merawatnya. Jangan lupa untuk menutup uban Anda dengan melakukan pewarnaan.

Sumber:http://kosmo.vivanews.com/news/read/205257-5-rahasia-dapatkan-promosi-pekerjaan
 
Planet Stylista Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template